NIRWANA Vacation

Get U'r Nice Vacation With Us

Tourism Info

Bemo, Riwayatmu .....

Posted by [email protected] on April 24, 2012 at 5:35 AM

 

 

Alat transportasi ini pernah menjadi salah satu identitas kota Malang. Tapi

seiring dengan bergesernya jaman dan kemajuan alat transportasi kendaraan ini

jadi tersisih dan digantikan oleh mikrolet dan taxi yang lebih modern. Alat

transportasi tersebut adalah Bemo atau ada yang bilang Demo (gak ada kaitannya

dengan unjuk rasa).

 

 

 

Kalo andasaat kuliah atau sekolah pada tahun 1980-an pasti gak asing

lagi dengan alat transportasi ini. Dulu di jamannya alat transportasi ini melayani jalur dalam kota Malang, jalur-jalur yang pernah dilalui Bemo ini adalah daerah Blimbing, Wendit, dan Dinoyo.

Pada jamannya Bemo yang ada di Kota Malang ini menurut Pak Suparman yang pernah menjadi sopir Bemo jumlahnya ada sekitar 1.170 buah. WOW! Tapi saat ini hanya tersisa sekitar 60 buah itupun kondisinya banyak yang sudah tidak layak jalan

alias jadi besi tua. Pada jamannya Bemo ini punya terminal di daerah Jagalan (untuk

kota Malang), untuk daerah Wendit terminalnya di depan Taman Rekreasi Wendit

atau sekarang Wendit Water Park sedang untuk daerah Blimbing di daerah Sumpil

atau Kemirahan, untuk Dinoyo di Pasar Dinoyo. Masih menurut Pak Suparman bemo

ini dulu mepunyai dealer di Raja Bally atau Kayu Tangan yang sekarang sudah di

jadikan tempat bilyard.

 

 

 

Nama Bemo sendiri diambil dari "becak motor". Bemo pertama digunakan di

Indonesia pada awal tahun 1962 pertama-tama di Jakarta dalam kaitannya dengan

Ganefo. Harga Bemo ini dulu menurut sumber yang kami ketahui Rp 400 ribu ,

kalau di kurs kan dengan harga sekarang berapa yah. Sebagai perbandingan dulu

penulis saat Bemo masih beroperasi ongkos naik bemo dari Malang ke Dinoyo Rp 10, terakhir Bemo beroperasi di Malang sekitar tahun 1990 an dan terakhir melayani rute atau trayek Mergan-Dinoyo sekarang digantikan jalur GML dan JDM, Dinoyo-Borobudur sekarang digantikan jalur PBB, Dinoyo-Kedawung sekarang digantikan jalur CKL. Semua rute /trayek ini berpusat di terminal Dinoyo yang sekarang jadi pasar Dinoyo.

Sekedar menambah pengetahuan pembaca penulis tambahkan Specification Bemo, yang diambil dari website Daihatsu :

 

Panjang :2.970 mm

Lebar :1.295 mm

Tinggi :1.455 mm

Jarak Roda:1.905 mm

Kapasitas : 2 orang

 

Karena aslinya bemo memang mobil barang cuman di Indonesia dimodifikasi jadi

mobil penumpang umum, maka di papan kier tertulis Kapasitas 8 orang. Bemo ini

digerakkan oleh mesin 2 tak atau lazim disebut mesin 2 langkah dengan kapasitas

mesin 305 cc, maksimum daya 12PS/4.500 rpm, maksimum tenaga putaran atau torsi 2,4Kg.m/2.500

rpm. Sedang sistempedinginan mesin Bemo ini hanya mengandalkan udara luar dan olie samping (tapi karena orang Indonesia ini terkenal kreatif dan seneng "ngobo" atau modifikasi oli samping diganti dengan bensin campur).

 

Inilah sedikit kisah Bemo yang pernah jadi salah satu ciri kota Malang yang

terkadang disebut "Becak kuwalik" karena sama-sama beroda 3 tapi jalannya maju

atau malah ada yang menyebut "Dono" ( salah satu Personil Warkop DKI) karena

sama-sama tongos atau orang Malang bilang Mrongos.Semoga dengan tulisan ada

pembaca yang berniat melestarikan kendaraan ini (tapi tidak dianjurkan sebagai

sarana transportasi harian lho, soalnya tingkat polusinya tinggi), atau sekedar

menambah wawasan tentang Kota Malang yang tercinta ini.

Bemo.....trunthung....thung.....thung....thung

Categories: Malangkucecwara

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

0 Comments